Contact Person
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Depok Chapter

Jalanan Jakarta, Betul Betul Tidak Aman Untuk Ngebut !

Dalam Kondisi Tertentu , Jalan  60-80 Km/j Pun Tetap Tidak Aman

Sebenarnya kecepatan 60-80 Km/jam merupakan kecepatan paling ideal baik dari segi keselamatan maupun kondisi mesin motor itu sendiri. Pertama karena pada dasarnya pada kecepatan tersebut antara kemampuan standar motor maupun reflek pengendara berada pada titik optimal, dimana mesin motor yang rata-rata menggunakan pendinginan udara mendapat cukup suply agar tidak mengalami over heat, disaat yang sama keadaan pengendara pada kecepatan tersebut umumnya berada pada titik ideal, baik dari segi konsentrasi maupun refleksnya. Tetapi untuk kondisi jalan raya jakarta saat ini hal tersebut masih kurang ideal !

Ranjau Darat Yang Menanti Untuk Meledak …

Lupakan skill berkendara anda yang sudah sering mendapatkan masukan melalu praktek maupun teori safety riding. Karena kondisi lalu lintas jakarta yang bak medan perang  kandahar afghanistan yang menyimpan berbagai bahaya laten bak ranjau darat. Berikut bahaya laten yang sulit dilihat bahakan oleh biker handal nan berpengalaman dengan kondisi prima sekalipun.

1.Lubang Jalanan : Terutama pada malam hari, meski pemda akhir akhir ini cukup rajin melakukan penambalan namun nampaknya lagu Rhoma Irama “Tutup lobang gali lobang ” terus berlangsung. sebagai contoh, hari ini Mungkin lubang di jalur kiri sudah di tambal, jalur tengan ada lubang dan di jalur kanan tidak ada lobang, sehingga kita hari itu memilih jalur kanan tetapi bisa saja keesokan harinya justru lubang berada di jalur kanan, dan lubang di jalur tengah sudah ditambal. Artinya kita tidak bisa mengandalkan ingatan dimana posisi lubang, buka mata lebar lebar 8O !!!

(Solusi) : Pilih lah jalur tengah, karena umumnya jalur tengah paling  jarang mengalami kerusakan, tetapi jika ada, anda bisa berpindah jalur ke kanan-ke kiri tetapi jangan lupa melihat kaca spion

2.Di Seruduk Dari Belakang : Ini biasa nya terjadi setelah melewati lampu merah, umumnya di tengah gerombolan motor, pengendara yang didepan melihat adanya lubang, secara reflek ia mengerem, sayangnya pengendaa dibelakanya tidak siap mengerem dan tidak jarang ia akan menabrak pengendara didepanya !

(Solusi) : Bila anda di posisi ini, jika memungkinkan hindari lubang dengan cara memainkan counter steering ketibang mengerem mendadak, bila tidak sempat dan lubang tidak terlalu besar ya lindas saja.

3.Bongkahan Lintasan Busway : Biasanya banyak bus kota yang masuk-keluar dari jalur busway secara paksa dengan melintasi pembatas, akibatnya beton pembatas nya terlempar keluar, jangan kan ditabrak motor, mobil saja bisa patah suspensinya karena melindas pembatas beton seperti ini!

(Solusi) Meski melintasi jalur busway yang belum beroprasi diperbolehkan (seperti di semanggi dan MT Haryono) hendaknya saat melewatinya pilih lah bagian kanan, atau jika berseblahan dengan jalur busway pilih lajur tengah.

Penyebrang  Jalan Sembarangan : Sering terjadi di jalur non protokol, biasanya penyebrang  jalan seperti ini tidak peduli ada motor-mobil yang melintas apa tidak, mereka akan terus menyebrang sambil cengar-cengir :lol: ketika di klakson mereka yang marah duluan :?

(Solusi) Gunakan klakson ekstra, jika perlu pakai klakson alami (mulut) :evil: Teriak kalau perlu, setidaknya kita bisa memperingatkan mereka, toh secara hukum kita berada di pihak yang benarAnak Kecil Nyetir Motor Melawan

Arah ! : Ini sempat menjadi Isu saat Almarhum Adi Firansyah menjadi korban. Anak dibawah umur dibiarkan orang tuanya mengendarai motor tanpa helm, ke jalan umum (gang pun tetap merupakan jalan umum) bila sampe berurusan dengan mereka biasanya mereka yang akan dibela warga.

(Solusi) Ambil jalur tengah, disamping itu gunakan klakson secara aktif agar memberitahu posisi anda

Intinya : … Kita Harus Ekstra Hati Hati … !!!

Oleh FSRJ dan TARZAN-KOTA / sekulerliberal.wordpress.com


One Response to “Jalanan Jakarta, Betul Betul Tidak Aman Untuk Ngebut !”

  • yennie:

    saya setuju dengan ranjau beton pembatas jalur busway yang berbahaya, karena saya mengalami sendiri. Kejadiannya di jalan Daan Mogot, sepeda motor dari jalur busway memaksa hendak keluar jalur sehingga beton pembatas terlepas dari aspal dan tersangkut di motor, tetapi karena motor tersebut memaksa jalan terus yang ada beton tersebut terlempar dan langsung mengarah ke mobil saya yang ada di jalur yang bersebelahan dengan jalur busway.
    Bunyi benturan begitu keras dan yang terjadi adalah ban depan kanan robek dan vleg mobil saya terbelah menjadi 2… masih untung tidak ada yang terluka dengan kejadian ini.
    Apa designer yang mendesign beton pembatas tidak memikirkan kejadian yang seperti ini bisa terjadi? Benar2 ranjau darat….

Leave a Reply

Chat Me
INFO SIM DEPOK
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

QuickPost
Jadwal SIM Keliling di Daerah Depok
# Senin di Pos Polisi depan/samping Mal Cinere, Kecamatan Limo
# Selasa di Perumahan Mutiara Depok, Depok 2
# Rabu di depan DTC dekat Perumahan Depok Maharaja
# Kamis di depan Pasar / Swalayan Pujasari, Kecamatan Sawangan
# Jum’at di Pertigaan Karet, Jalan Gas Alam Cimanggis
# Sabtu di depan Mal Margo City, Jalan Margonda Raya
Suzuki Thunder 125
Shot Box
KIRIM KIRIM

Foto,Artikel,Berita
Jual-Beli,dan lainnya
ke Email DCerz

Sponsor
Image Hosted by ImageShack.us

Partnership
Free Image Hosting at www.ImageShack.us
Suzuki Hayabusa
Suzuki GSX 1000 R