Night City Riding : Asickers HD Community and Friends Sahur On The Road
Waktu menunjukkan pukul 21.30 ketika 10 motor Bajaj Pulsar dan 1 motor Yamaha XJR600-R berangkat dari Taman Suropati. Ya, Pulsarian Community hendak memenuhi undangan dari salah satu klub motor Harley Davidson yaitu Asickers HD Community yang mengadakan acara Sahur On The Road (SOTR) dan Bakti Sosial dengan tujuan ke para korban kebakaran di wilayah Mangga Besar, Jakarta Barat.
Asickers Flag
Berkumpul @ Tendean Square
Titik kumpul para undangan adalah di Tendean Square. Ketika kami datang tampak lokasi sudah ramai dipenuhi bermacam jenis motor besar yang didominasi merk Harley Davidson (HD). Gelegar suara khas mesin HD membahana memecah keheningan malam. Pulsarian Community tidak sendirian, beberapa klub dan komunitas motor lain seperti Thunder Community Indonesia (TCI), Honda Tiger Mailing List ( HTML), Bro Bikers, Kawasaki Ninja Club (KNC) , Piaggio-Majesty, Motor Besar Club (MBC), Depok Tiger Club (DETIC), Harley Owners Group (HOG) dan beberapa lainnya yang tidak dapat ane sebutkan satu persatu tampak membaur di sana. Kumpul bikers ini turut dimeriahkan oleh beberapa artis diantaranya bro Okan Cornelius. Ditambah lagi puluhan anggota Polisi BM lengkap dengan motor dan mobilnya tampak siap mengawal konvoi yang akan diadakan dinihari nanti. Selagi menunggu, para bikers dapat mencuci helmnya secara gratis di booth yang tersedia.
Me & Okan Cornelius
Mami Merry & Okan Cornelius
HD Electra milik Polisi BM
Cuci Helm Gratis
Kegiatan seperti ini tergolong langka karena tidak biasanya klub motor besar mengundang klub atau komunitas motor yang lebih kecil untuk dapat mengadakan event bersama. Tentunya Asickers Community yang mengklaim sebagai komunitas HD yang Asyik patut diacungi jempol karena mereka memang benar-benar asyik. Kegiatan ini merupakan sebuah breakthrough bagi komunitas motor besar.
Mami Merry naik HD
Honda Tiger dari DETIC
Honda Tiger Modifikasi dari DETIC
HD V-Rod
Kumpul Briefing
Tak lama kemudian suara Ketua Panitia terdengar dari pengeras suara yang terpasang di salah satu HD, yang meminta 1 orang perwakilan dari setiap klub/komunitas yang kemudian ditunjuk sebagai officer untuk merapat dan diberi briefing singkat. Untuk acara kali ini harus ane akui briefing yang berisi teknis acara cukup mantap. Etika berkendara dan road safety sangat ditekankan di sini diantaranya adalah:
- Larangan membunyikan isyarat cahaya dan suara berupa sirine, rotator atau strobo, kecuali petugas kepolisian.
- Ajakan untuk menghormati pengguna jalan lainnya dengan tidak memainkan throttle gas dan klakson secara berlebihan.
- Menjaga kecepatan dan jarak aman antar pengendara di dalam konvoi.
- Menjaga keutuhan peserta acara dan tidak terprovokasi pihak lain yang tidak mendukung acara ini.
Briefing singkat ini dibacakan secara lantang oleh ketua panitia, perwakilan Dirlantas POLRI dan Bapak Jusri Pulubuhu, salah seorang trainer senior Safety Riding dari JDDC.
Briefing dari Pak Jusri
Briefing dari Perwakilan Dirlantas
Briefing berlanjut dengan doa bersama dan sebelum berangkat kami semua bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara khidmat.
Menyanyikan Indonesia Raya
Rute SOTR diantaranya melalui jalan-jalan arteri dan protokol Jakarta yaitu Tb. Simatupang, Pondok Indah, Sudirman, MH. Thamrin, Gunung Sahari, Pangeran Jayakarta dan berakhir di Mangga Besar.
Saat keberangkatan, para polisi BM menutup jalan sementara agar para peserta konvoi dapat keluar. Karena waktu sudah menunjukkan pukul 12.30 dinihari, arus lalu lintas tidak sepadat jam kerja. Konvoi berjalan beriringan dalam formasi parade. Kawan-kawan pengguna HD berada di depan disusul dengan kawan-kawan dari klub/komunitas lain. Pulsarian Community sendiri berada di urutan ke-6 setelah Piaggio-Majesty dan dibelakang kami adalah KNC. Riding yang ane amati di sekitar ane dilakukan dengan santai dan rapi sesuai briefing.
Sepanjang jalan rombongan konvoi peserta tampak mengular, ini dapat ane amati ketika kami melintasi Tb Simatupang sejauh mata memandang ke depan kan ke belakang via spion.
Beberapa peserta berhenti di depan Bank BTN Jl. Gajah Mada karena target SOTR pertama ini adalah memberikan paket sahur bagi anggota kepolisian yang bertugas di pos polisi di ujung jalan Gajah Mada – Hayam Wuruk tersebut. Selang 30 menit kemudian kami melanjutkan perjalanan.
Berpose @ Jl. Gajah Mada
Bumblebee dan Temaram Lampu Kota
Narsis Sejenak
Rombongan sempat terputus, entah apa sebabnya, yang jelas rombongan Piaggio-Majesty, Pulsarian Community dan KNC sempat terpisah di Jl. Gunung Sahari. Atas inisiatif bro Ahwang Pulsarian, kamipun menyusul melalui Jl. Pangeran Jayakarta.
Seluruh rombongan peserta tiba di lokasi acara Jl. Mangga Besar dan parkir dipusatkan di sebuah pom bensin. Kami berjalan sebentar menuju Pos Penerimaan Bantuan Korban Kebakaran. Lokasi kebakaran tampak ramai dan berbagai bantuan pun mulai disalurkan, dari mulai baju layak pakai, makanan hingga uang tunai.
Pos Penerimaan Bantuan
Keramaian di Lokasi
Usai penyerahan bantuan secara simbolis yang diliput berbagai media massa ini, sebagian peserta kembali ke pom bensin untuk makan sahur dan istirahat.
Penyerahan Bantuan Secara Simbolis
Narsis Berjamaah
Liputan Media Massa
Menu Sahur On The Road
Pukul 03.30, panitia meminta seluruh peserta untuk bersiap meninggalkan lokasi untuk kembali ke titik kumpul awal.
Perjalanan pulang terasa lebih singkat, mungkin karena kecepatan sedikit lebih tinggi dan kondisi jalan sangat sepi. Kendati demikian kewaspadaan tidak boleh kendur, oleh karena itu kami tetap riding dalam kecepatan yang tidak terlalu cepat, sekitar 50-60 km/jam. Usai melewati Pondok Indah arah ke Tb. Simatupang rombongan terhenti di dealer Mabua HD. Ternyata beberapa (atau semua) kawan pengendara HD memutuskan untuk berpisah disana. Sempat ada yang riding kembali ke Tendean Square tapi tidak menemukan seorang pun di sana. Mungkin sebelum awal perjalanan pulang tadi panitia tidak memberkan briefing kepada para officer mengenai rute dan titik akhir perjalanan.
Demikian review kegiatan dari ane. Selanjutnya adalah review Road Safety yang dapat ane sampaikan secara singkat sebagai berikut:
- Beberapa motor dan mobil yang ane lihat tampak masih menyalakan lampu hazard di dalam perjalanan. Satu orang dari Pulsarian Community sempat melakukan ini namun segera ane tegur dan kemudian dimatikan.
- Terjadi setidaknya 2 kali kecelakaan yang ane lihat. Yang pertama di Jl. Sudirman dan yang kedua di Jl. Thamrin (box motor lepas).
- Terdapat peserta yang sempat adu kecepatan di jalan yang lurus dan sepi.
- Terdapat peserta yang riding sambil ngobrol bahkan berangkulan dan bercanda, tentunya ini membahayakan pengendara di belakangnya.
- Polisi BM selalu mendahului peserta baik itu dari kanan atau kiri dengan kecepatan tinggi tanpa isyarat.
- Blokir jalan oleh anggota Polisi BM, bagaimana menurut anda? Memang kondisi jalan relatif sepi dan blokir tidak berlangsung lama.
- Rombongan menerobos lampu merah dan masuk jalur cepat. Sebuah pengalaman baru memang, tapi apakah ini sesuai dengan peraturan?
Demikian review ane terhadap kegiatan langka ini. Overall seluruh kegiatan berjalan dengan lancar dan terkoordinir. Semoga event sejenis seperti ini selanjutnya dapat diadakan lagi dengan lebih baik tentunya.
Sumber :
http://bennythegreat.wordpress.com






